BATANG – faktaberita.site- ,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Skrining Tuberkulosis (TB) dengan Rontgen Dada Tahun 2026 pada Senin (03/08). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bawah Lapas Batang ini diselenggarakan atas kerja sama sinergis antara Lapas Batang, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dan Puskesmas Batang 3.
Pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma ini ditujukan bagi seluruh elemen di lingkungan pemasyarakatan, mulai dari petugas, tahanan, narapidana, hingga anak binaan. Rangkaian kegiatan meliputi skrining gejala klinis, pemeriksaan foto rontgen dada (chest X-ray), serta alur pemeriksaan dahak lanjutan apabila ditemukan indikasi suspek TB.
Langkah preventif dan kuratif ini dilaksanakan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi penyebaran bakteri Tuberkulosis, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menyukseskan target pemerintah menuju eliminasi TB pada tahun 2030.
Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menyampaikan pentingnya pelaksanaan deteksi dini ini demi menjaga derajat kesehatan seluruh penghuni dan petugas Lapas.
”Kegiatan skrining dan pelacakan Tuberkulosis ini merupakan komitmen kami bersama Dinas Kesehatan dan pihak medis untuk mendeteksi TB sejak dini. Penularan TB dapat terjadi melalui percikan dahak saat batuk, bersin, atau berbicara, terutama pada individu dengan daya tahan tubuh yang sedang rendah. Melalui pemeriksaan gratis ini, kami mengimbau seluruh jajaran dan warga binaan untuk mengikuti rangkaian tes dengan tertib, karena TB dapat dicegah dan disembuhkan total jika terdeteksi lebih awal,” ujar Nurhamdan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Batang 3, dr. Wiwit Widayati, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi krusial dalam memutus rantai penularan di lingkungan pemasyarakatan.
”Kegiatan ini merupakan bentuk keterpaduan antara Lapas, Dinas Kesehatan, dan fasilitator pelayanan kesehatan dalam mendukung target eliminasi TB tahun 2030. Seluruh peserta mendapatkan skrining gejala hingga foto rontgen dada gratis. Meskipun TB merupakan penyakit menular, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan karena TB bisa diobati sampai sembuh. Kesadaran untuk memeriksakan diri adalah kunci utama menjaga kesehatan pribadi dan mencegah penularan di lingkungan sekitar,” ungkap dr. Wiwit Widayati.
Seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan dan rontgen dada berjalan dengan aman, tertib, serta dipenuhi antusiasme dari para petugas maupun warga binaan.
Humas Lapas Kelas IIB Batang
#kemenimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
infoimipas
guardandguide
@pemasyarakatanjateng
